Green Craft Women: Pengembangan Produk Daur Ulang sebagai Wirausaha Sosial Perempuan Desa Sampali, Percut Sei Tuan Deliserdang
Abstract
Environmental issues from increasing non-organic waste, especially plastic and fabric scraps, have become serious in Sampali Village, Percut Sei Tuan District. Limited community knowledge, particularly among women, worsens the problem. To address this, the Green Craft Women program was developed as a community-based social entrepreneurship model empowering women to turn household waste into creative, eco-friendly crafts. The program integrates environmental preservation with economic empowerment through recycling training, small business management, digital marketing, and community branding. Implemented through observation, participatory training, and mentoring over three months, it involved 20 women from PKK and youth groups. Results showed improved waste management, entrepreneurial skills, and environmental awareness. Products such as recycled bags, wallets, and home decorations gained market appeal, supported by online promotion. This initiative fostered women’s independence, circular economy practices, and stronger community solidarity in environmental care.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Astuti, L., & Rahardjo, S. (2021). Penguatan Kapasitas Manajerial dalam Kewirausahaan Sosial Perempuan Pedesaan. Jurnal Pengembangan Masyarakat, 8(2), 115–130.
Fitriani, D., & Puspitasari, M. (2020). Sosial Entrepreneurship dan Keberlanjutan Ekonomi Lokal: Studi Kasus pada Komunitas Perempuan Pengrajin Daur Ulang. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 28(3), 210–222.
Handayani, M., & Yusuf, R. (2020). Strategi Digitalisasi UMKM di Masa Transformasi Ekonomi Berkelanjutan. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 5(3), 200–212.
Kusuma, R., & Pratiwi, S. (2024). Ekonomi Hijau dan Inovasi Sosial dalam Wirausaha Komunitas Perempuan. Jurnal Pembangunan Berkelanjutan, 5(1), 33–47.
Lestari, H., & Prabowo, D. (2023). Model Pengabdian Masyarakat Berbasis Potensi Lokal dalam Pemberdayaan Desa Berkelanjutan. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 9(1), 55–68.
Ningsih, T., Widodo, P., & Kurniawan, A. (2024). Model Kewirausahaan Sosial Komunitas dalam Pemberdayaan Ekonomi Lokal. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 30(1), 45–58.
Nugroho, A., & Hidayat, M. (2022). Pemberdayaan Perempuan dan Kewirausahaan Sosial di Pedesaan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan, 4(2), 95–108.
Putra, D., & Sari, A. (2023). Transformasi Ekonomi Hijau Melalui Pelatihan Berbasis Komunitas. Jurnal Inovasi Sosial, 7(1), 67–79.
Rahmawati, T. (2023). Sustainable Business Model dalam Ekonomi Hijau: Peluang dan Tantangan bagi UMKM. Jurnal Manajemen dan Inovasi Bisnis, 7(1), 12–25.
Rohmah, E., & Siregar, D. (2022). Kolaborasi Multi-Pihak dalam Penguatan Ekonomi Kreatif Berbasis Komunitas. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia, 9(2), 89–104.
Sukardi, B. (2021). Pengelolaan Limbah Rumah Tangga Berbasis Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Lingkungan dan Pembangunan, 9(2), 144–156.
Wardhani, F., & Setiawan, R. (2025). Pemberdayaan Digital Perempuan Desa: Peluang dan Tantangan dalam Ekonomi Kreatif Hijau. Jurnal Gender dan Pemberdayaan, 11(1), 89–104.
Wijayanti, E. (2022). Pelatihan Partisipatif dan Peningkatan Keterampilan Ekonomi Lokal. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 4(2), 77–90.
Yuliani, A. (2023). Branding Produk Lokal Berbasis Keberlanjutan dalam Ekonomi Kreatif Hijau. Jurnal Inovasi dan Pemasaran Sosial, 6(2), 155–170.
DOI: https://doi.org/10.31004/abdira.v6i1.1188
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Harkim Harkim, Nickytha Lunch De Hans, Bambang Sugiharto, Rejekia V.Simanungkalit, Maya Andriani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




1.png)
