Penguatan Tata Kelola Usaha dan Kapasitas Produksi Serta Pemasaran Digital Pupuk Organik Produk Paguyuban Tunggal Rabuk di Desa Kragilan, Mojosongo, Boyolali

Topan Setiawan, Fanny Hendro Aryo Putro, Etty Sri Hertini, Sigit Muryanto, Wahyuning Chumaeson, Muhammad Abdul Aziz

Abstract


The Community Partnership Program (PKM) in Kragilan Village, Mojosongo Sub-district, Boyolali, partnered with Paguyuban Tunggal Rabuk to process livestock manure into eco-friendly compost. The program aimed to strengthen the community’s business capacity through the Asset-Based Community Development (ABCD) approach by optimizing local assets and wisdom. PKM activities focused on three key areas: (1) strengthening business governance through mentoring in organizational management, simple financial administration, and effective distribution systems; (2) improving production through technical training, appropriate technology use, and product standardization; and (3) implementing web-based digital marketing to expand market reach, enhance branding, and simplify online transactions. The program outcomes showed improved member skills, greater production efficiency, and expanded consumer networks. Overall, PKM effectively empowered Paguyuban Tunggal Rabuk, fostered local-based business independence, and promoted economic sustainability alongside environmental conservation in Kragilan Village.


Keywords


Strengthening, Production, Management, Marketing, Organic.

Full Text:

PDF

References


Hasanah, R. (2022). Pemanfaatan limbah peternakan untuk pertanian berkelanjutan di wilayah pedesaan. Jurnal Ekologi Pertanian, 14(2), 55–63.

Hidayat, A. (2020). Efektivitas penggunaan pupuk organik terhadap peningkatan kesuburan tanah pertanian di Indonesia. Jurnal Agroteknologi Indonesia, 7(1), 22–31.

Kurniawan, D., & Aditya, M. (2023). Transformasi digital dalam pemasaran produk pertanian komunitas pedesaan. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Digital, 5(3), 88–97.

Lestari, N., & Nugraha, S. (2023). Pengelolaan limbah peternakan berbasis masyarakat: Studi kasus di Jawa Tengah. Jurnal Lingkungan dan Pembangunan, 10(1), 14–25.

Nuraini, F. (2024). Pendekatan ABCD dalam penguatan ekonomi lokal berbasis teknologi digital. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Sosial, 8(1), 45–53.

Prasetyo, T. (2021). Digital marketing untuk pemberdayaan UMKM pertanian di era ekonomi digital. Jurnal Manajemen dan Teknologi, 9(2), 102–111.

Putra, B. (2023). Kelembagaan komunitas dan transformasi digital desa berkelanjutan. Jurnal Pembangunan Daerah, 6(4), 33–42.

Putri, A. D., Rahayu, S., & Hanafiah, N. (2022). Dampak penggunaan pupuk organik terhadap efisiensi ekonomi pertanian di Indonesia. Jurnal Agribisnis Nasional, 4(2), 76–85.

Rahmawati, E. (2022). Kendala teknis pengembangan usaha kompos di tingkat komunitas pedesaan. Jurnal Pengelolaan Sumber Daya Alam, 3(1), 27–35.

Wibowo, A., & Setiawan, R. (2024). Kebutuhan pupuk organik nasional dan tantangan keberlanjutan pertanian modern. Jurnal Ketahanan Pangan dan Lingkungan, 12(1), 12–23.

Widodo, M. (2020). Strategi pemasaran digital berbasis komunitas dalam meningkatkan daya saing produk lokal. Jurnal Komunikasi dan Bisnis Digital, 3(2), 41–50.




DOI: https://doi.org/10.31004/abdira.v6i1.1178

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Topan Setiawan, Fanny Hendro Aryo Putro, Etty Sri Hertini, Sigit Muryanto, Wahyuning Chumaeson, Muhammad Abdul Aziz

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.