Edukasi dan Pembuatan Pojok Gen-Ready Guna Mencegah Pernikahan Dini

sri rahmah ramadhoni, Syahdikin Syahdikin, Adzkia Amatullah, Prety Cintya Valentina Putri, Khanaya Salsabilla, Rabiatul Adawiyah, Nurul Fatkhiyah, Hayatun Nafis, Sastri Nabila, Sulis Apriani, Cahaya Marthasya Ningsih, Wulan Safitri, Imelda Manuela Hutagalung, Predly Numbery

Abstract


Early marriage remains one of the social and public health issues that impacts education, reproductive health, psychological well-being, and family resilience. This community service activity aims to increase adolescents’ knowledge and awareness of the impacts of early marriage and to strengthen their readiness to build healthy families through the Pojok Gen-Ready Program. The method used was a participatory-educational approach implemented over ten learning sessions. There were 20 adolescents participating in the activity. An evaluation was conducted using pre- and post-tests to measure changes in participants’ knowledge levels. The results of the activity showed a significant increase in knowledge following the program’s implementation. In addition to increased knowledge, participants also produced various educational materials, including vision maps, posters, health leaflets, infographics, digital campaigns, and a youth movement declaration (Duta Pintar) to reinforce the message of preventing early marriage within the community.


Keywords


Youth Empowerment, The Pojok Gen-Ready Program, Early Marriage.

Full Text:

PDF

References


Anjani, A. D., Aulia, D. L. N., & Octafera, N. P. (2025). Strategi pendidikan kesehatan pranikah untuk mengurangi risiko komplikasi kehamilan di kalangan remaja. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(1), 3712–3721. https://doi.org/10.31004/jkt.v6i1.43247

Bastian, G., Kristianingsih, S. A., & Setianingrum, M. E. (2026). Komitmen Pernikahan dan Komunikasi Interpersonal sebagai Prediktor Kesejahteraan Psikologis pada Wanita Bekerja yang Telah Menikah. Bulletin of Counseling and Psychotherapy, 8(1).

Fadlyana, E., & Larasaty, S. (2016). Pernikahan usia dini dan permasalahannya. Sari Pediatri, 11(2), 136–141.

Firdaus, M. R., & Akbarizan, A. (2026). Krisis Perkawinan Anak di Era Digital: Analisis Multidisipliner Dispensasi Kawin di Indonesia. Jurnal Pustaka Cendekia Hukum Dan Ilmu Sosial, 4(1), 1119–1128. https://doi.org/10.70292/pchukumsosial.v4i1.291

Gusmawati, G., Murwita, F., & Marniati, M. (2025). Dampak pernikahan dini yang berhubungan dengan kesehatan reproduksi pada remaja putri. Antigen: Jurnal Kesehatan Masyarakat Dan Ilmu Gizi, 3(3), 16–36.

Hidayati, N. R., Novanto, R. A., & Alipianto, N. (2025). Penguatan Kesiapan Pra Nikah melalui Edukasi Kesehatan Spiritual. Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA), 5(3), 696–703. https://doi.org/10.31004/abdira.v5i3.691

Isni, K., Fantika, F., Saputri, N. A., & Lestari, E. (2020). Upaya penanggulangan masalah kesehatan reproduksi remaja di Kecamatan Jetis, Yogyakarta. Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 31–36.

Latifah, O., Rahmadani, R., & Yarni, L. (2024). Perkembangan masa remaja. Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, 3(3), 187–194.

Maptukhah, A., & Anita, N. (2023). Efektivitas Edukasi Melalui Media Leaflet terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri Tentang Risiko Pernikahan Dini. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 23(1), 637–642.

Matahari, R., Isni, K., & Utami, F. P. (2021). Pemberdayaan Kesehatan Reproduksi Remaja Anggota Bina Keluarga Remaja (BKR) melalui Participatory Rural Appraisal (PRA) di Desa Potorono, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 196–206.

Maudina, L. D. (2019). Dampak pernikahan dini bagi perempuan. Jurnal Harkat: Media Komunikasi Gender, 89–95.

Nurhidayanti, M. (2025). Pengaruh Edukasi Kesehatan Reproduksi terhadap Pencegahan Pernikahan Dini pada Remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1(01), 22.

Nurul, F. (2025). Implementasi Program Bimbingan Remaja Usia Sekolah Untuk Mencegah Terjadinya Pernikahan Dini Oleh Kantor Urusan Agama Kecamatan Terbanggi Besar Di Man 1 Lampung Tengah. Uin Raden Intan Lampung.

Organization, W. H. (2024). The adolescent health indicators recommended by the Global Action for Measurement of Adolescent Health: Guidance for monitoring adolescent health at country, regional and global levels. World Health Organization.

Rahmawati, W. C., Ekawati, R., Ilmiyah, C., Huda, M., & Verani, R. (2025). Peningkatan Literasi Berbasis Media Digital Mitigasi Perkawinan Anak Pada Siswa SMP Negeri 1 Dau Kabupaten Malang. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(3), 927–936. https://doi.org/10.36312/linov.v10i3.3029

Rhamadianto, M. I., & Shalihah, N. M. (2025). Edukasi Kesehatan Reproduksi sebagai Upaya Preventif Permasalahan Remaja. Room of Civil Society Development, 4(5), 769–778.

Waluyati, I. (2026). Sosialisasi Peran Edukasi dalam Meningkatkan Kesadaran Remaja tentang Risiko Pernikahan Dini. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 28–33.

Yusmianti. (2026). Edukasi Kesehatan Reproduksi untuk Meningkatkan Pengetahuan Remaja tentang Pencegahan Pernikahan Dini. Masyarakat Mandiri : Jurnal Pengabdian Dan Pembangunan Lokal, 3(3), 15–24. https://doi.org/10.62951/masyarakatmandiri.v3i3.3347




DOI: https://doi.org/10.31004/abdira.v6i4.2442

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 sri rahmah ramadhoni

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.